Banyak alasan atau faktor yang membuat seseorang menunda memiliki atau membeli produk asuransi jiwa. Ada yang beralasan belum punya uanglah, belum terpikirkan untuk punya asuransi jiwa, atau belum mengerti asuransi jiwa. Ada juga yang takut uangnya dibawa kabur sang agen. Yang paling ekstrem mengatakan bahwa perusahaan asuransi jiwa penipu. Kalau habis membayar premi, klaimnya susah bahkan tidak dibayar.
Sebenarnya ada cara mudah memilih produk asuransi. Berikut tips memilih produk asuransi jiwa secara bijak:
Memahami diri pemegang atau pembeli asuransi. Pemegang atau pembeli asuransi harus tahu secara benar dan jelas mengenai kebutuhan asuransi. Pilihan yang sesuai kebutuhan harus menjadi prioritas.
Mencari asuransi yang diinginkan dan ditawarkan perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi banyak menawarkan produknya dan sangat bervariasi. Pembeli harus membaca dengan teliti produk asuransi yang ditawarkan perusahaan asuransi. Bila perlu, pembeli bisa berkonsultasi dengan teman atau ahli asuransi.
Memperhitungkan kemampuan atas asuransi yang akan dibeli. Bila pembeli ingin hanya asuransi, premi tersebut merupakan biaya, bukan investasi. Tahun berikutnya, pembeli harus membayar premi lagi. Jangan memaksakan diri kalau tidak mampu untuk asuransi tersebut.
Membahas isian produk asuransi dari perusahaan asuransi terpilih sesuai dengan kemampuan dana. Pembahasan ini penting karena brosur yang diberikan untuk dibaca sering kali diabaikan dan pembeli kurang teliti. Brosur dan informasi agen asuransi sebaiknya didiskusikan dengan pihak yang mengerti hukum supaya pilihan lebih terjamin.
Memilih perusahaan asuransi. Pembeli harus hati-hati agar tidak salah pilih. Pembeli harus mengetahui riwayat perusahaan. Status kepemilikan perusahaan kadang menjadi faktor pemilihan, tetapi bukan faktor utama.
Menandatangani perjanjian asuransi. Tahap ini perlu diperhatikan secara seksama apakah isi perjanjian sesuai dengan keinginan pembeli.
Nah, dengan tips tersebut, diharapkan Anda tepat dalam memilih produk asuransi jiwa. Kuncinya jangan takut bertanya serta mencari fakta terhadap sebuah produk asuransi jiwa. Lebih baik repot di awal daripada Anda direpotkan di kemudian hari. TI